Selasa, 01 Februari 2022

Tatanama Senyawa Kimia

TATANAMA SENYAWA KIMIA


1.       Tata Nama Senyawa Anorganik

a.       Senyawa biner

                Senyawa biner adalah senyawa yang tersusun atas dua unsur saja.

Contoh : H2O, NaCl, CO2 dan CO.

1)      Tata nama senyawa biner dari unsur logam yang jenis muatannya hanya satu dengan nonlogam.

Senyawa yang unsur logam memiliki satu muatan, nama logam ditulis lebih dahulu diikuti dengan nama nonlogam, dan diberi akhiran ida.

                               Nama logam + Nama non logam + ida

 

 

 


Contoh:

NaCl                   = natrium klorida

Na2O                 = natrium oksida

Tabel 1. Nama-Nama Anion Monoatomik



2)      Tata nama senyawa biner dari unsur logam yang jenis muatannya lebih dari satu dengan nonlogam.

Ada dua cara :

                                Cara lama : sistem akhiran yaitu

-          unsur logam dinamai dengan nama Latin

-          unsur logam yang muatannya kecil diberi akhiran “o”

-          unsur logam yang muatannya besar diberi akhiran “i”

-          nama nonlogam diberi akhiran “ida”

-          Nama senyawa merupakan nama kation (unsur logam) diikuti nama anion (unsur nonlogam) dengan akhiran ida.

                                Cara baru : sistem Stock

-          unsur logam dinamai dengan nama Indonesia kemudian diikuti tanpa jarak besarnya muatan yang ditulis denagn angka Romawi dalam tanda kurung.

-          nama nonlogam diberi akhiran “ida”

-          Nama senyawa merupakan nama kation (unsur logam) diikuti nama anion (unsur nonlogam) dengan akhiran ida.

                Contoh :

Tabel 2. Penamaan senyawa biner unsur logam

Nama senyawa

Sistem akhiran

Sistem Stock

FeCl2

FeCl3

Fero klorida

Feri klorida

Besi(II) klorida

Besi(III) klorida

 

Tabel 3. Nama-Nama Kation



Sistem pemberian nama senyawa biner ini mengikuti dua cara :

2.       Tata Nama Senyawa Biner antara Dua Nonlogam 

                                Cara lama : sistem awalan yaitu

-          Sistem awalan dapat menunjukkan hubungan antara nama dan rumus dengan tepat,

-          nama nonlogam diberi akhiran “ida”

-          Sebutkan jumlah atom unsur pertama (logam) dalam bahasa Yunani

-          Sebutkan nama unsur pertama (logam)

-          Sebutkan jumlah atom unsur kedua (non logam) dalam bahasa Yunani

-          Sebutkan nama unsur kedua (non logam)

-          Berikan akhiran –ida

-          Untuk awalan mono pada nonlogam pertama  ditiadakan.

Jumlah atom unsur dinyatakan dalam bahasa Yunani, sebagai berikut:

1 = mono

3 = tri

5 = penta

7 = hepta

9 = nona

2 = di

4 = tetra

6 = heksa

8         = okta

10=  deka

                                Cara baru : sistem Stock

-          Sedangkan sistem stock ternyata tak selalu dapat menampakkan hubungan nama dan rumus.

-          Unsur logam kemudian diikuti tanpa jarak besarnya tingkat oksidasi yang ditulis dengan angka Romawi dalam tanda kurung.

-          Nama nonlogam diberi akhiran “ida

Contoh :

                                Tabel 4. Rumus molekul dan tata nama beberapa senyawa

Rumus molekul

Sistem awalan

Sistem Stock

SO3

CO2

CF4

Sulfur trioksida

Karbon dioksida

Karbon tetrafluorida

Sulfur(VI) oksida

Karbon(IV) oksida

Karbon(IV) fluoride

 

b.      Senyawa poliatomik

Tabel 5.penamaan Anion Poliatomik


Kation

Anion

Rumus senyawa

Rumus

Ba2+

Fe2+

Cu+

OH-

­SO42-

SO42-

Ba(OH)2

FeSO4

CuSO4

Barium hidroksida

Fero sulfat

Cupro sulfat

Penamaan senyawa AxBy yang terbentuk dari kation Ax+ dan anion By- disebut nama kation diikuti nama anion seperti contoh penamaan senyawa poliatomik pada tabel berikut ini :

 

1)      Tata Nama Asam

Asam adalah senyawa hidrogen yang di dalam air, mempunyai nama asam. Rumus kimia asam umumnya terdiri dari atom hidrogen (sebagai ion H+) dan senyawa anion yang disebut sisa asam. Asam adalah senyawa molekul, bukan senyawa ion. Nama anion sisa asam sama dengan asam yang bersangkutan tanpa kata asam.

Contoh : H3PO4 nama asamnya asam fosfat, rumus sisa asamnya PO4-

2)      Tata Nama Basa

Basa adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion OH-. Larutan basa bersifat kaustik (licin seperti bersabun) dan rasanya agak pahit. Pada umumnya basa adalah senyawa ion yang terdiri dari kation logam dan anion OH-. Nama basa sama kationnya yang diikui kata hidroksida.

Contoh : NaOH namanya Natrium Hidroksida.

3)      Tata Nama Garam

             Garam adalah senyawa ion yang terdiri dari kation basa dan anion sisa asam.

Contoh : NaNO3 namanya natrium nitrat

                              Al2(SO4)3 namanya aluminium sulfat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TITRASI ASAM BASA

 TITRASI ASAM BASA Titrasi adalah prosedur menentukan kadar suatu larutan. Dalam titrasi, larutan yang volumenya terukur direaksikan secara ...