1. Perhatikan perubahan materi berikut!
1). Besi berkarat
2). Lilin meleleh
3). Air mendidih
4). Pembuatan tapai
5). Foto sintesis.
Perubahan diatas yang termasuk contoh perubahan kimia adalah....
A. 1), 2), dan 3)
B. 1), 3), dan 5)
C. 1), 4), dan 5)
D. 2), 3), dan 4)
E. 2), 3), dan 5)
Pembahasan:
1) Besi berkarat merupakan contoh perubahan kimia
2) Lilin meleleh merupakan contoh perubahan fisika
3) Air mendidih merupakan contoh perubahan fisika
4) Pembuatan tapai merupakan contoh perubahan kimia
5) Fotosintesis merupakan contoh perubahan kimia
Jadi, yang merupakan contoh perubahan kimia adalah nomor 1), 4), dan 5) (C)
2. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
(1) Hanya mampu menjelaskan sepektrum atom hydrogen
(2) Tidak mampu menjelaskan sepektrum atom-atom berelektron banyak
(3) Tidak dapat menerangkan alasan elektron tidak jatuh ke dalam inti
(4) Bertentangan dengan teori gelombang elektromagnetik Maxwell
(5) Jarak elektron dengan inti terlalu jauh sehingga tidak ada gaya sentripetal
Kelemahan teori atom Rutherford ditunjukkan oleh angka….
A. (1) dan (2)
B. (1 )dan (3)
C. (2) dan (5)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)
Pembahasan:
Yang termasuk kelemahan model atom Rutherford
(3) Tidak dapat menerangkan alasan elektron tidak jatuh ke dalam inti
(4) Bertentangan dengan teori gelombang elektromagnetik Maxwell
Jawaban (D)
3. Unsur X termasuk unsur transisi dan memiliki notasi ₂₆X⁵⁶. Konfigurasi elektron unsur X adalah….
A. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 3d⁸
B. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s¹ 3d⁷
C. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶
D. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s⁰ 3d⁸
E. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵ 4s² 3d⁶
Pembahasan:
Jumlah elektron = 26
₂₆X = 1s²2s²2p⁶3s²3p⁶4s²3d⁶ Jawaban (C)
4. Jika unsur A (nomor atom 7) dan B (nomor atom 17) berikatan, struktur Lewis yang benar adalah ….
Pembahasan:
₇A = 1s² 2s² 2p³ = 2, 5 elektron valensi = 5
₁₇B = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵ = 2, 8, 7 elektron valensi =7
1 elektron valensi digambarkan dengan 1 titik.
A elektron valensi 5 agar semuanya berpasangan dan memenuhi kaidah octet (elektron valensi 8) maka membutuhkan 3 elektron lagi. sedangkan B elektron valensi 7 agar semuanya berpasangan dan memenuhi kaidah octet maka membutuhkan 1 elektron lagi.
Sehingga 1 atom A membutuhkan 3 atom B
Jawaban C
5. Unsur X dan Y masing-masing mempunyai nomor atom 16 dan 9. Kedua unsur ini membentuk senyawa dengan rumus XY6. Bentuk molekul senyawa XY6 adalah ….
A. linear
B. tetrahedral
C. oktahedral
D. segitiga sama sisi
E. trigonal bipiramida
Pembahasan:
Tipe molekul adalah sebagai berikut:
AXnEm
Keterangan:
A = atom pusat
X = pasangan elektron ikatan (PEI)
n = jumlah PEI
E = pasangan elektron bebas (PEB)
m = jumlah PEB
Rumus menentukan pasangan elektron bebas (PEB) sebagai berikut :
EV = elektron valensi atom pusat
X = jumlah pasangan elektron ikatan ( PEI)
senyawa :
konfigurasi atom pusat 16X = 2, 8, 6
PEI = 6
sehingga tipe molekuk adalah AX6 (oktahedral)
Jadi, jawaban benar adalah C.
6. Perhatikan gambar pengujian daya hantar beberapa larutan berikut! *
Larutan yang bersifat elektrolit kuat dan lemah berturut-turut adalah ….
A. 1 dan 5
B. 1 dan 3
C. 4 dan 5
D. 1 dan 2
E. 2 dan 3
Pembahasan:
Larutan elektrolit kuat ditandai dengan nyala lampu yang terang dan terbentuk banyak gelembung. Pada percobaan di atas yang termasuk elektrolit kuat adalah gambar (1) dan (2).
Larutan elektrolit lemah ditandai nyala lampu yang redup atau mati tetapi masih menghasilkan gelembung meskipun sedikit. Yang termasuk elektrolit lemah adalah gambar (4) dan (5).
Sedangkan larutan nonelektrolit ditandai dengan lampu mati dan tidak ada gelembung (gambar 3).
Jadi, larutan yang bersifat elektrolit kuat dan elektrolit lemah sesuai dengan opsi yang ada adalah gambar nomor 1 dan 5 (C).
7. Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut!
Sn (s) + 4HNO₃ (aq) → SnO₂(s) + 4NO₂(g) + 2H₂O (l)
Bilangan oksidasi dari zat oksidator dan hasil reduksinya berturut-turut adalah ….
A. +1, SnO₂
B. +1, Sn
C. +4, NO₂
D. +5, NO₂
E. +5, HNO₃
Pembahasan:
Jadi, bilangan oksidasi dari zat oksidator dan hasil reduksinya berturut-turut adalah +5, NO2.
Jawaban D.
8. Diketahui nama 5 senyawa sebagai berikut:
1. PCl₅ = fosforus pentaklorida
2. Fe₂O₃ = Besi oksida
3. Al₂O₃ = aluminium oksida
4. BaCl₂ = barium klorida
5. Ca(OH)₂= kalsium hidroksida
Dari data tersebut yang tidak sesuai dengan kaidah pemberian nama menurut IUPAC adalah...
A. 4
B. 2
C. 5
D. 3
E. 1
Pembahasan:
1. PCl₅ = Fosforus pentaklorida
2. Fe₂O₃ = Besi (III) oksida
3. Al₂O₃ = Aluminium oksida
4. BaCl₂ = barium klorida
5. Ca(OH)₂ = kalsium hidroksida
Jadi data yang tidak sesuai dengan kaidah pemberian nama menurut IUPAC adalah nomor 2 (B)
9. Data percobaan reaksi tembaga dengan sulfur membentuk tembaga (II) sulfida sebagai berikut:
Berdasarkan data tersebut, perbandingan massa tembaga dan massa sulfur dalam tembaga (II) sulfida adalah ….
A. 2 : 1
B. 1 : 2
C. 1 : 1
D. 2 : 3
E. 3 : 2
Pembahasan:
Menurut Hukum Kekekalan Massa yang disampaikan oleh Antoine Lavoisier, massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. Berpedoman pada hukum tersebut, percobaan pada tabel di atas yang memenuhi hanyalah percobaan nomor 3.
massa tembaga + massa sulfur = massa tembaga (II) sulfida
8 gram + 4 gram = 12 gram
Percobaan yang lain merupakan reaksi berlebih, artinya akan terdapat sisa pereaksi pada akhir reaksi.
Sedangkan menurut Hukum Perbandingan Tetap (hukum Proust), perbandingan massa unsur dalam suatu senyawa adalah tetap.
Sehingga perbandingan massa tembaga dan sulfur dalam senyawa tersebut adalah
massa tembaga : massa sulfur = 8 : 4
= 2 : 1
Jadi, perbandingan massa tembaga dan massa sulfur dalam tembaga (II) sulfida adalah 2 : 1 (A).
10. Massa rata-rata satu atom unsur X adalah 3,82 × 10⁻²³ gram, sedangkan massa satu atom karbon (C-12) adalah 1,992 ×10⁻²³ gram. Massa atom relatif (Ar) unsur X adalah ...... *
Pembahasan:
Semakin tinggi bilangan oktan maka semakin bagus kualitas bensin. Dari tabel dapat dilihat bahwa yang memiliki nilai oktan paling tinggi adalah Pertamax Turbo. Jawaban (E)
Agar lebih mudah gambarkan reaksi tersebut menjadi seperti berikut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar